Jelang Penilaian IPLM 2026, Dinas Arpus Gelar Raker Dengan K3S Sekolah Dasar se-Kabupaten Magetan

Memperhatikan skor IPLM tahun 2025 sebesar 6, 64. Di tahun 2026 ini Dinas Arpus Kab. Magetan menginisiasi langkah-langkah strategis untuk mencapai hasil yang lebih baik. Tidak hanya penguatan secara internal, namun juga membangun kolaborasi lintas Dinas dengan menggandeng Dinas Pendidikan, Kepemudaan dan olah Raga (Disdikpora)Kab. Magetan. Sebagai upaya awal, selain melakukan komunikasi intensif dengan pihak sekolah, pada 12 Mei 2026 lalu telah dilaksanakan Rakor secara daring dengan para Pengelola Perpustakaan SD se Kabupaten Magetan yang difasilitasi oleh Disdikpora Kab. Magetan.  Dalam Rakor melalui zoom meeting tersebut, dijelaskan detail teknis pengisian instrumen (kuesioner) penilaian IPLM 2026 guna menyamakan pemahaman dan komitmen bersama antara Dinas Arpus dengan pihak sekolah selaku responden penilaian. Penting disadari bahwa skor IPLM merupakan salah satu target kinerja Pemerintah Kabupaten Magetan, sehingga membutuhkan dukungan dan kerjasama para pemangku kepentingan.

Kemudian sebagai tindak lanjut zoom meeting tersebut, bertempat di Ruang Rapat Dinas Arpus Kab. Magetan pada Kamis 18 Juni 2026 kembali dilaksanakan Raker IPLM 2026 dengan mengundang seluruh K3S (Kelompok Kerja Kepala Sekolah) Sekolah Dasar/SD yang ada di 18 Kecamatan. Tujuan rapat kerja/Raker ini adalah untuk menyampaikan hasil evaluasi atas pengisian kuesioner instrumen penilaian IPLM Tahun 2026 yang sudah dilakukan sekolah-sekolah. Raker dibuka langsung oleh Kepala Dinas Arpus Kab. Magetan, Endang Ambarwati. Dalam arahannya Kepala Dinas Apus menegaskan kembali pentingnya kerjasama yang baik antar pemangku kepentingan untuk menyukseskan penilaian IPLM Tahun 2026 yang akan dilakukan Perpusnas RI sekitar awal September nanti. Berbagai layanan dan fasilitas yang disediakan Dinas Arpus, baik melalui perpustakaan keliling, pinjam paket buku, serta Gedung Pusat Literasi, kiranya dapat dimanfaatkan secara maksimal oleh masyarakat maupun Perpustakaan sekolah, Desa/kelurahan, juga tempat ibadah. Harapannya, berbagai layanan dan fasilitas yang ada akan menunjang peningkatan minat baca dan literasi masyarakat, yang pada gilirannya bermuara skor IPLM Kabupaten Magetan.

Sebagai gambaran, Christiani Dyah Andrianti, Pustakawan yang menjadi narasumber pertama menjelaskan bahwa sesuai hasil evaluasi pengisian kuesioner IPLM 2026, sebagian besar responden telah mengisi borang/kuesioner dengan baik sesuai petunjuk yang ada. Namun demikian, untuk tingkat partisipasinya masih perlu lebih ditingkatkan karena dari 406 SD Negeri dan Swasta yang ada, baru 329 sekolah yang mengisi dan mengirimkan berkasnya ke Dinas Arpus Kab. Magetan. Kekurangan yang relatif besar ini kiranya perlu ditindaklanjuti rekonsiliasi data jumlah SD di tiap Kecamatan. Sebelum mengakhiri pemaparan sesi pertama, disampaikan juga rencana pembinaan Perpustakaan sekolah pada setuan pendidikan dasar yang akan dilakukan Dinas Arpus dalam waktu dekat. Disusul berikutnya pemaparan kedua oleh Pustakawan Pelaksana, Ruly Dadan Rusdianata, yang menjelaskan dimensi penilaian IPLM tahun 2026. Selain itu juga dijelaskan detail teknis pengisian borang/kuesioner penilaian, termasuk poin-poin penting dan data dukung yang perlu dipersiapkan para responden. Berbagai upaya yang dikerjakan Dinas Arpus dalam rangka mendongkrak skor IPLM Kabupaten Magetan tidak akan berhasil baik jika tidak ada dukungan dan kerjasama para pemangku kepentingan utamanya dari lembaga satuan pendikan yang merupakan responden penilaian. Dinas Arpus Kab. Magetan senantiasa mengajak seluruh pihak bergandengan tangan, berjalan bersama menyukseskan penilaian IPLM 2026. (nas)

Artikel yang Direkomendasikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *