Promosikan Literasi, Dinas Arpus Gelar Lomba Video Konten

Membangun budaya baca di era digital sekarang merupakan sebuah tantangan tersendiri. Dapat diamati, lebih banyak orang yang lebih betah memegang gawai/smartphone daripada buku. Arus informasi yang jauh lebih mudah didapat melalui media sosial dan/atau platform online lainnya telah menggeser media konvensional dalam bentuk buku atau media cetak yang lain. Secara tidak langsung realitas tersebut menunjukkan kecenderungan masyarakat sekarang lebih tertarik pada bentuk audio visual dibanding teks dan gambar statis dalam mencari informasi. Di sisi lain bertumbuh pesatnya buku digital (ebook) dan hadirnya perpustakaan digital, menjadi gambaran perpustakaan terus beradaptasi dengan perubahan zaman. Dilatar belakangi fenomena tersebut, Dinas Arpus Kab. Magetan di tahun 2026 ini kembali mengadakan lomba video berkonten literasi sebagai media promosi dan edukasi, diperuntukkan jenjang pelajar menengah atas dan mahasiswa se Kab. Magetan.

Lomba video kreatif ini bertujuan untuk menggali potensi konten kreator muda untuk turut membangun literasi masyarakat melalui video pendek. Saat ini konten video kreatif telah menjadi salah satu media komunikasi yang paling efektif, interaktif, dan mudah dijangkau oleh berbagai kalangan. Rangkaian lomba video literasi telah diawali seleksi tahap pertama yang berakhir tanggal 24 Juli 2026. Selanjutnya tahap seleksi kedua diawali dengan pembekalan, dilaksanakan pada 29 Juli 2026 bertempat di Graha Pusat Literasi Magetan, yang di ikuti 51 peserta. Sesuai dengan tema video yang diusung pada tahun ini ‘Perkembangan Perpustakaan, Budaya Baca dan Literasi di Indonesia’, kegiatan pembekalan menghaadirkan 3 narasumber yang sangat berkompeten di bidangnya.

Pertama oleh Andi Fajar Kurniawan, memberikan materi tentang ‘Sutradara Era Digital: Membangun Konsep Video Edukasi dengan Kru Artificial Intelligence (AI)’. Peserta di bimbing bagaimana memanfaatkan AI untuk membuat konsep, mencari ide, hingga membuat story board. Bukan berarti tergantung pada AI namun lebih menjadikan AI layaknya asisten. Di sambung narasumber kedua Murdianto yang membahas 5 Kunci Sukses Video Literasi yang Menarik dan Berkesan. Kelima kunci sukses tersebut adalah, Pesan Jelas; Cerita Menarik; Visual Nyaman; Audio Bersih; dan lima, Closing yang Kuat. Penting diperhatikan juga, sebuah konten video hendaknya memiliki kalimat pembuka (hook) yang singkat, jelas dan menarik agar penonton tertarik. Selain itu juga diberikan tips 11 teknik cut video editing yang dapat digunakan sehingga video lebih menarik. Pada sesi kedua ini, beberapa video yang dikirimkan peserta sempat di reviu bersama, agar materi yang diberikan dapat lebih mudah dipahami peserta.

Sesi materi diakhiri oleh narasumber ketiga, Galih Mahendra S yang menjelaskan tentang Etika dan Hak cipta konten. Dalam materi ini, para peserta sebagai pembuat konten harus memperhatikan aset-aset (gambar, video, musik) yang digunakan, agar terhindar dari pelanggaran hak cipta. Kemudian sebagai tips tambahan, peserta dapat mencari backsound yang bebas hak cipta pada beberapa chanel youtube dan website. Mengakhiri paparannya, Galih Mahendra S kembali mengingatkan para peserta, bahwa dalam pembuatan karya videonya, orisinalitas merupakan prasyarat wajib dan utama. Hal itu juga mencerminkan integritas dan kejujuran seorang konten kreator.

Sebagaimana pesan Kepala Dinas Arpus Kab. Magetan, Endang Ambarwati pada saat membuka acara. Dalam arahannya, pembekalan hari ini dimaksudkan untuk memotivasi peserta lebih peduii terhadap isu-isu di sekitarnya, serta mengasah keterampilan teknis maupun naratif mereka dalam memproduksi konten digital yang berkualitas. Sehingga dari kompetisi ini akan lahir talenta-talenta kreator konten baru yang tidak hanya kreatif secara visual, tetapi juga mampu memberikan dampak dan pengaruh yang baik bagi publik melalui karya-karya yang mereka bagikan di berbagai platform digital. Mampu menginspirasi masyarakat lebih dekat dengan perpustakaan, gemar membaca dan aktif mengembangkan literasinya. Dan sesuai timeline lomba, pemenang rencananya diumumkan pada 20 Agustus 2026. Sedangkan untuk hadiah dan penghargaan akan diberikan pada acara Festival Literasi di bulan September 2026. (nas)

Artikel yang Direkomendasikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *